6 Candi di Bali yang Tidak Boleh Dilewatkan Saat Mengunjungi Bali

Ketika mendengar wisata di Bali, setiap orang pasti akan langsung tertuju ada bayangan panorama pantai yang indah. Namun, sebenarnya Bali memiliki banyak destinasi wisata non pantai yang tak kalah indahnya. Contohnya saja, Anda bisa menikmati keindahan berbagai bentuk candi eksotis di Bali atau Pulau Dewata ini. Hal ini tentu saja karena mayoritas penduduknya beragama Hindu.

Disini kita akan membahas macam-macam candi dengan bentuk menakjubkan dan dibingkai dengan panorama mengagungkan. Sehingga tak heran jika Pulau Dewata ini tetap menjadi tempat favorit bagi wisatawan nasional bahkan hingga luar negeri. Untuk informasi lebih lengkap, simak ulasan berikut.

Macam-macam Candi Eksotis di Bali

Pura Tirta Empul

Pura merupakan tempat ibadah bagi orang yang menganut agama Hindu, salah satunya Pura Tirta Empul yang terletak di Tapak Siring, Bali. Pura Tirta Empul pertama kali dibangun pada tahun 962 M di tempat yang memiliki mata air besar. Sehingga, saat ini orang-orang lebih mengenal Pura Tirta Empul dengan air sucinya. Air suci ini juga dimanfaatkan orang beragama hindu untuk mencari penyucian.

Disebelah kiri dari Pura Tirta Empul, terdapat sebuah villa modern  yang dibangun saat Presiden Soekarno mengunjungi tempat ini. Untuk sekarang, villa modern ini digunakan untuk tempat tinggal bagi tamu-tamu penting yang ingin singgah di Bali. Jika Anda mengunjungi Pura, Anda bisa menemukan beberapa souvenir menarik seperti perhiasan manik-manik berukir dari tulang.

Candi Uluwatu

Candi Uluwatu berada di tempat yang cukup mainstream, yaitu tepat di atas tebing dan menjorok ke arah laut. Keunikan lokasi tersebut yang menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi candi ini. Anda bisa melewati tangga yang cukup tinggi sampai puncak candi, sehingga dibutuhkan tenaga ekstra. Kelelahan setelah mendaki tangga, akan dibayar dengan pemandangan eksotis setelah mencapai puncak candi.

Yang perlu diwaspadai adalah banyaknya kera-kera di area sekitar candi Uluwatu. Jika Anda hendak mengunjungi tempat ini, sebaiknya tidak terlalu banyak membawa barang karena bisa jadi kera-kera tersebut menyerobot barang bawaan Anda.

Candi Tebing Tegallinggah

Candi selanjutnya yang berada di Bali yaitu Candi Tebing Tegallinggah. Sesuai dengan namanya, candi ini memang berada di tebing tepatnya di pinggir salah satu sungai di Bali. Candi ini termasuk candi yang baru ditemukan dan diperkirakan sudah ada sejak abad ke 12. Candi ini ditemukan oleh ahli purbakala dari Belanda yang menemukan bentuk candi yang menempel di kedua sisi tebing.

Candi Gunung Kawi

Candi Gunung Kawi berada di Tapaksiring dekat dengan Ubud Bali, tepatnya di sisi sungai Pakerisan Dusun Penaka. Candi ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke 11. Candi Gunung Kawi ini bukan hanya candi tunggal, tapi Anda bisa melihat 10 candi dengan ketinggian tiap candi 7 meter dan diukir pada sebuah batu.

Pada mulanya, candi ini dibentuk sebagai penghargaan pada Raja Anak Wungsu dari Dinasti Udayana serta Ratu yang dipilihnya. Ketika Anda mengunjungi tempat ini, Anda bisa melihat candi yang berasal dari batu padas dan terbingkai rapi di dinding-dinding batu berbentuk bukit.

Candi Budha Kalibukbuk

Tidak seperti candi-candi bercorak agama Hindu pada umumnya yang berada di Bali, Candi Bukbuk justru memiliki corak agama Budha. Pada mulanya tak ada seorangpun yang mengetahui adanya candi bercorak Budha ini, sebelum akhirnya ada seseorang yang menggali sumur dan menemukan sebuah candi yang terbenam di dalam tanah.

Candi ini berhasil dimunculkan setelah melalui proses pemugaran selama 15 tahun. Setelah diteliti, candi Kalibukbuk diperkirakan sudah ada sejak abad 7 hingga 14 Masehi. Candi yang terletak di sebelah selatan persimpangan Lovina ini telah dibuka untuk wisata umum setelah diresmikan oleh Direktorat Jenderal Sejarah, Pariwisata Republik Indonesia, dan Purbakala Departemen Kebudayaan.

Pura Tanah Lot

Pura Tanah Lot merupakan salah satu pura yang paling terkenal di Bali. Pura yang terletak di sebelah pantai pedesaan Baraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan ini memiliki luas 3 hektar dan membutuhkan waktu 20 menit untuk berjalan dari pantai menuju pura. Pura yang selalu menjadi favorit setiap wisatawan ini memiliki keindahan menakjubkan, terlebih ketika matahari terbenam.

Jika Anda mengunjungi pura Tanah Lot ini, Anda akan menemui beberapa ular di setiap sudut pura. Namun tenang, ular-ular tersebut sudah jinak dan dipercaya masyarakat Bali sebagai makhluk keramat yang bertugas menjaga pura. Sehingga Anda akan tetap aman, meskipun Anda lewat tepat di depan ular.

Demikian beberapa penjelasan mengenai candi-candi yang berada di Bali yang sayang jika dilewatkan. Selain mendapat pelajaran sejarah dari beberapa candi di Bali, Anda juga bisa mendapat foto-foto menarik dengan background candi yang tentu saja memiliki bangunan eksotis.

Click to rate this post!
(0 suara)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.